that kind of SKY

dila curcol July 27th, 2009

hampir setaunan dapet jadwal siaran subuh hari Sabtu. ah how i miss the old-old-old times. tapi jadwal yang baru engga lagi… jadilah Sabtu kemaren aku berkendara (hayah!) di pagi hari dengan matahari sudah bersinar, ngga pas gelap gulita gitu. ternyata jalanan di Sabtu pagi kaya’ hari Minggu yah. sepi-sepi rame gitu deh (lho?)

sebage gantinya sekarang siaran Senin. hari ini pas berangkat, ketemu beberapa hal yang biasa aku temui kalo berangkat subuh…

… seorang bapak sepuh di deket rumah yang selalu berjalan-jalan pelan-pelan bolak-balik, dengan sweater tua, celana gombrong dan topi SMA (yang selalu memberiku rasa haru menjalar di dada setiap melihatnya)…

… ibu penyapu jalan di daerah Gergaji dengan baju kuning menyala, topi, dan kaos kaki, yang menyapu dengan takzim di bawah pohon-pohon peneduh jalan…

… empat orang cewe twenty something (yang sepertinya BFF) dengan setelan jalan-jalan pagi yang keluar dari gang daerah Menteri Supeno ke arah Simpang lima…

… kelompok 8-10 orang bapak ibu lanjut usia (tapi yang ini tampak cukup ‘the have’) yang berjalan pagi muterin pulau jalan sepanjang Pahlawan…

… bapak tukang becak yang tertidur bergelung sarung dalam becaknya di depan SMP 3, depan Mataram Sakti… dan semua bapak-bapak tukang becak di sepanjang jalan Mataram…

ah, nikmat-NYA yang manakah yang bisa kudustakan?

dan pagi buta tadi, sambil menggigil berkendara aku mendongak keatas (kok bahaya?) aku melihat…

… bulan sabit, langit biru dan banyak, banyak bintang.

yes, that kind of sky, dear…