oh jadi itu ISTILAHNYA…
dila curcol July 28th, 2009
Namanya Adelia Anastasia. Kita biasa panggil dia Mbak Adel. Di belakang namanya berderet gelar bidang studi psikologi. Dia adalah seorang psikolog dari sebuah lembaga yang memberi pelayanan psikologi keluarga, yang bersiaran di radio sebagai narasumber, sebulan sekali.
Kata hampir semua orang disini, wajah Mbak Adel mirip banget sama aku. Hmm, kalo menurutku sendiri sih, emang ada miripnya biarpun ngga banget-banget. Sama-sama bondol rambutnya, sama-sama pake kacamata dan sama-sama engga feminin penampilannya. Bedanya, mbak Adel keliatan lebih keibuan. Ibu-ibu rokenrol. Jiahhh.
Si mbak Adel ini sangat talkative. Iyalah, psikolog. Anak-anak sini suka ngobrol sama dia. Curcol a.k.a curhat colongan tepatnya. Dan menurut anak-anak, kepribadian yang mbak Adel ‘intip’ kebanyakan bener semua. Aku sendiri sih belom pernah ngobrol banyak. Cuma berhai-hai aja.
Sampai kemaren Jumat. Ketika dateng jadwalnya Mbak Adel buat siaran. Dia manggil aku buat nanya kenop kipas anginnya yang mana. Akupun datang dengan riang gembira, pose standar menyambut narasumber. Aku tunjukin kenopnya, kita duduk berdua, niatnya mau ngobrol-ngobrol ringan aja, tiba-tiba dia bilang :
“Kamu depresi, ya?”
Wah. Ketika kata ‘depresi’ itu keluar dalam situasi becandaan, ga masalah yah. Tapi ketika psikolog yang bilang, serius pula… That’s quite freaked me out. I’m trying so hard to livin’ my life, tapi kok tanpa sadar aku depresi?
Apalagi ketika kemudian mbak Adel menganalisa tipe kepribadianku dan akibat yang mungkin muncul kalau depresi ini berkepanjangan. Lalu akupun (sedikit) bercerita. Sedikit, sangat sedikit. Tanpa merujuk objek dan subjek. Bener-bener di permukaan. Tapi semua analisanya sesuai dengan apa yang kualami dan usaha apa yang sudah berusaha aku lakukan sampai saat ini. Whew.
Lalu dia menyarankanku untuk terus melakukan usaha yang aku lakukan. Di akhir pembicaraan kami, Mbak Adel berkata :
“Ngga ada yang kebetulan di dunia ini.”
—
—
Lalu aku melongo. Dazed and confused, i still am.
About
sekali-kali siaran bareng piyeeeee??
hehehhe…
gag kamu, gag nuno , gag gw…skakmat
go mba adel go!!!
wah siaran bareng ga sanggup akuh.. oya, katanya : kita adalah kumpulan orang-orang sanguinis yg suka memendam permasalahan.. wah wah wah..
Eh…SANGUINIS ki opo tho?orang yang suka minta
Sangu terus Ya?wah wah buahaya tu…
aku dikenalin po’o.. siapa tau bisa berguru pada beliau
dan ketularan talkative-nya, secara diriku adalah S.Psi yg rada autis *ooooh..