review YANG TERTUNDA part #1

dila curcol, just our thoughts June 30th, 2009

film-film berikut menemani my clueless time semingguan kemaren. Tapi ngga aku review semua sekarang deh. Mepet nih waktunya.. Mo siaran. Yasud, ini dia fast review-ala-saya.. get set.. GO!

THE SPIRIT

Baru nonton semalem… Kalo secara aspek mise-en-scene huahhh, mataku tersenyum senang (lho?)… Habisan, ini dari novel grafisnya Will Eisner dan sutradaranya Frank Miller, jadinya begitu 300. Me likey lah! Soal ceritanya, memang agak quirky, tapi justru jadi sangat komikal. Nge-cult gitu deh. Jadi senyum-senyum sendiri nontonnya. Jangan ikuti hatimu yang berkata “Ih, kok aneh begini?”.. Nikmati aja, justru disitu bagusnya film ini… The Spirit yang begitu promiscuous, dengan cewe dimana-mana, bahkan malaikat kematianpun mupeng sama dia. Aku paling suka karakter Silken Floss. Hahahaha. Kapan lagi liat Scarlett Johansson pake baju Nazi, baju suster, baju Geisha tapi act sceptically-seductive as mad-professor’s assistant, Dr. Octopus? See this movie. Oke next!

BEDTIME STORIES

Lumayan lucu nih film, ringan, entertaining, dan komedinya verbal. Beberapa kali ketawa di kalimat-kalimat tertentu. Nah, ini nih, ada satu cerita. Kan aku nonton yang versi VCD pinjem di Ezy. Ada satu scene pas Skeeter cerita sama ponakan-ponakannya, Bobbi dan Patrick dia pake kata (kalo ngga salah denger sih) “underestimate”, maksudnya “meremehkan”. Secara si ponakan masih kecil, dia belibet ngomongnya, jadi dia bilang “what is undesmetimate?”. Nah si translatornya nerjemahin dialog si ponakan dengan “apa itu memehmehkan?”. Hahahaha, ngakak. Kreatip tuh translatornya!

Segitu dulu ah, aku mo siaran dulu ya.. Besok dilanjooot lagi. See ya!

kala SENJA TIBA…

dila curcol, mockingmockingmocking June 29th, 2009

… biasanya aku baru bisa kerja (non-siaran) yang efektif. Kaya’ sekarang, ide tiba-tiba nongol, ngetik tiba-tiba lancar. Padahal sepagian tadi kepala rasanya buntu. ARGGH. Padahal udah jam pulang, udah pengen pulang. But I have to finish these shit first. SIGH.

LEFT ME CLUELESS all over again..

dila curcol June 29th, 2009

Calm down
Deep breaths
And get yourself dressed instead
Of running around
And pulling all your threads saying
Breaking yourself up

If it’s a broken part, replace it
But, if it’s a broken arm then brace it
If it’s a broken heart then face it

And hold your own
Know your name
And go your own way
Hold your own
Know your own name
And go your own way

And everything will be fine
Everything will be fine

Hang on
Help is on the way
Stay strong
I’m doing everything

Hold your own
Know your name
And go your own way
Hold your own
Know your name
And go your own way

And everything, everything will be fine
Everything

Are the details in the fabric
Are the things that make you panic
Are your thoughts results of static cling?

Are the things that make you blow
Hell, no reason, go on and scream
If you’re shocked it’s just the fault
Of faulty manufacturing.

Yeah everything will be fine
Everything in no time at all
Everything

Hold your own
And know your name
And go your own way

Are the details in the fabric
Are the things that make you panic
Are your thoughts results of static cling?

Are the details in the fabric
Are the things that make you panic
Is it Mother Nature’s sewing machine?

Are the things that make you blow
Hell no reason go on and scream
If you’re shocked it’s just the fault
Of faulty manufacturing

Everything will be fine
Everything in no time at all
Hearts will hold

**Details In The Fabrics - Jason Mraz f/ James Morrison

GELI banget deh…

dila curcol June 26th, 2009

… Sama seseorang yang… udah OBVIOUSLY begini, tapi masih aja ngaku begitu. The worst thing is, this person still trying sooooo hard making a fake scene to cover up another fake, which made that fakery even more obviously fake… Well, faking wont get you anywhere, my dear.

Jiahahahaha. Huduhh. Geli banget deh.

—-

—-

massive attack of the CYBERTRONIANS

dila curcol, just our thoughts June 26th, 2009

So this is the story. Rabu malem kemaren aku nonton TRANSFORMERS : REVENGE OF THE FALLEN. Sendirian, jam setengah 7 malem. Mau pamitan dulu sama si monyong tapi ditelpon susah bener. Akhirnya aku berangkat, for the sake of review ILFIL hari Kamisnya.

Am kinda lucky, berhubung hari itu premiere jadi memang nyari tiket susahnya minta ampun. Berhubung cuma nyari 1 seat, sama mas Indra yang ngebantuin, bisalah aku disempilin di tengah-tengah. Sampe di bioskop nyaris aja telat, untungnya engga. Dapet tempat duduk lumayan enak jarak pandangnya. Di sebelah kiriku segerombolan mahasiswa yang cekakak cekikik, di sebelah kananku adalah pasangan ekspat dari… India? Soalnya yang cowo pake surban. Yes, truly surban. Yang cewenya sih kasual aja. Si cowo sibuk memainkan communicatornya. Yah sudahlah. Aku menikmati kesendirianku. Duduk manis, men-silent hape.

And the movie begun. Satu kata aja buat nih film : JAWDROPPING a.k.a marai ngowoh thok! Gila ya nih film, robotnya tambah buanyak, keren-keren semua.. pusing! Maksudnya pusing yang stunning gitu lho. Mata mo ngikutin detil transformasinya tuh ampe ngga bisa. Berantemnya, kejar-kejarannya. Anjrit. Rusak. RUSAK SEMUANYA. Sinting emang nih Michael Bay. I’ve got NOTHING to said. Kamu yang naksir Transformers pertama, harus secepatnya nonton film edun ini.

Kalo dulu di film Transformers yang pertama robot favoritku adalah STARSCREAM dan BLACKOUT. Nah disini, yang gagah lebih buanyak lagi. Tapi hampir semuanya Decepticon. Hehehe, abis yang Autobots-nya warna-warni sih, jadi kurang ’serem’ gituh! Yah, sebage penanda baik jahatnya sih ya. Mari mari.. ini dia parade robot-robot favorit saya :

STARSCREAM

IRONHIDE

RAVAGE

SIDESWIPE

SCORPONOK

and finally… DEVASTATOR!!

Tapiiiiii… Yang berasa janggal buatku di film ini adalah aspek kausalitasnya yang rasanya… Adaaaa aja. Atau.. diada-adain? Segala macem *SPOILER ALERT* pecahan Allspark yang ketinggalan, kebangkitan Megatron, kematian Optimus Prime, petunjuk dari Jetfire, keberadaan Matrix, origin ras Prime di bumi, aktivasi Sun Harvester… Seems.. Adaaaa aja. Ngga tau deh gimana bilangnya. Yang pasti selama nonton di kepalaku rasanya ngga berenti bilang : Waduh, adaaa aja. Belom sampe ke taraf maksa sih. Cuman kok… adaaaa aja. Banyak cliche-nya gitu lho. Tapi tenang aja. Itu semua mungkin hanya perasaanku belaka (hayah). Ngga mengurangi kenikmatan nonton film ini yang memang nikmat banget. Sangat memanjakan that-little-boy-inside-your-mind.

Oh iya, ada satu pertanyaanku. Kenapa itu para Cybertronian kalo pas jadi vehicle kinclong, tapi pas jadi robot nampak begitu rusty? Hehehe, biar keren aja kali ya. Pokoknya saya puas. Sayangnya sempat terganggu sama beberapa hal ngga penting. Seperti :

  • mbak-mbak di sebelah saya yang sempat-sempatnya SMS-an ketika Pretender lagi ngejar-ngejar Sam dan Mikaela di kampus. Dan dia masih terus SMS-an, selalu di saat-saat seru.
  • bapak-bapak bersurban di sebelah yang telponan : “iya iya, saya lagi nonton, nanti saya telpon lagi. iya-iya. iya. nanti saya telpon lagi”. Dia telponan beberapa kali, dan yang terakhir dia ngangkat telpon sambil jalan keluar teater.
  • begitu buanyak orang yang bolak-balik ke kamar mandi sambil jalan pelan-pelan. Udah ngalangin, bikin hasrat pengen pipisku juga semakin memuncak di saat-saat terakhir. Tapi, Devastatornya lagi manjat piramid masa ditinggal pipis?
  • anak kecil di baris duepannn yang ngga brenti-brenti nanya : “Mah, ini robotnya kenapa? Pah, itu siapa?”. Ini sih yang tega ortunya. Udah si anak disuruh ngedongak, MPAA juga bilang ini ratingnya “PG-13 : Parent’s strongly cautioned, some material maybe inappropriate for children under 13 for intense sequences of sci-fi action violence, language, some crude and sexual material, and brief drug material.” But like they care.. Papah mamah kan pengen nonton?

…dan hal-hal sejenis yang agak mendistract acara nontonnya. Begitulah suasana nonton hari-hari pertama. Banyak yang euforia doang, padahal mungkin ngga pengen-pengen amat nontonnya. Sayang sekali. Padahal yang beneran pengen nonton kan banyak…

bye bye MESSY HAIR

dila curcol June 24th, 2009

When I saw this picture of mine (and my pals).. i just realize, GILE NDRO rambutku udah panjang banget yak? ya emang ngga sepanjang mbak-mbak iklan syampu, tapi buatku yang rambutnya bondol mulu sejak SMP, bisa manjangin segitu udah prestasi buanget lhow. Dulu mah hampir 3 bulan sekali motong rambut.

Yang di foto atas udah sejak awal Juni 2008 aku panjangin, pas jaman mulai niat bikin skripsi, for the sake of wisudaan. Sebenernya ngga betah banget. Apalagi basicnya potongan laki, jadi panjangnya ngga keruan. Jocong sana sini. Yang depan emang pendek tapi blakangnya panjang dan sumuk! Tapi biar sanggul cignon-nya bisa nyantol ke rambut, terpaksa ditahan-tahanin deh, dikuncirin dan dipotongin poninya doang. Setelah wisuda berlalu, mulai kepikiran buat motong lagi. Tapi karena ada sedikit rasa sayang akhirnya kepending mulu.

Entah ada angin apa, hari Minggu kemaren akhirnya kubulatkan tekadku buat potong. Ngga bondol-bondol amat sih. Beginilah jadinya :

Sedikit sedih sih, ada ikatan emosional sama rambut yang aku panjangkan selama 1 taun.. Hahaha lebay. Setelah potong, biarpun tetep acak-acakan feels good rasanya…

achievement OF THE DAY…

dila curcol June 24th, 2009

… menang tender tiket Transformers : Revenge of The Fallen! Hari ini di Semarang premiere. Niatnya nonton bareng-bareng ber-8. Tapi ternyata semua show penuh! Tinggal row depan doang.

Tiba-tiba sang penolong muncul. Katanya di show jam setengah 7, ada satu seat tersisa. Demi review ILFIL besok, aku ambil! Nonton sendirian no big deal. Malah udah kangen nonton sendirian. Beneran, enak deh. Cobain aja kapan-kapan.

Ya sud. Tunggu review saya di blog ini dan di ILFIL besok.

ps : trimakasih buat mas Indra, malaikat berwujud markom EP. hihihi. WE HEART YOU!

yang ini JUGA PENTING, you morons!

dila curcol, mockingmockingmocking June 17th, 2009

pengelolaan yang jempolan itu JUGA PENTING, ngga cuma bangga karena duit berjibun seubun-ubun

soft sell yang halus dan kontinyu itu JUGA PENTING, ngga cuma hard sell melulu yang malah bikin malu

apresiasi pake hati itu JUGA PENTING, ngga cuma penghargaan materiil tapi diitung-itung sampe mutung

memperjuangkan teman itu JUGA PENTING, ngga cuma cari aman dengan mulut manis serasa najis

—–

K A P A N

S I H

K A L I A N

M A U

B E L A J A R ?

—-

—-

-

cuman ISENG :)

no such thing June 15th, 2009

SIGH…

dila curcol June 15th, 2009

Kamarku saaaaaaaaaangat berantakan. BUANGET NGET.

Sejak Sabtu kemaren Kotkit brangkat subuh, gladi, ngantor, lanjut jualan di acara prom anak SMA gitu deh. otomatis bawaannya buanyak. Ada gladi sampe siang, trus ngelenongnya mulai malemnya : pake heels, pake rok, pake stoking. Tapi dasar ga biasa yah, cuma 3 senti aja rasanya pinggang mo copot. Dari magrib sampe tengah malem sihh. Minggu pagi brangkat siaran telat. Minggu sore malah nonton film, ga sempet beberes. Tapi sempet ngurus cucian. Hari ini brangkat pagi, ke acaranya radio buat anak SMA (lagi), no particular job tapi ujung-ujungnya mondar-mandir juga. Agak-agak letoy nih.

Dan besok siaran subuh lagi. kebayang, ntar sore (atau bahkan malem) pulang ke rumah, buka kamar… BERANTAKAN. duhhh.

ps :

saya ini ga punya sepatu heels. Punya satu aja dikasi, tapi warnanya putih. dan kemaren, buat acara ngelenong di SMA itu, saya butuh yang item ato coklat. Nah, secara kebetulan (beneran kebetulan) pas jLn di mall nemu sebuah sepatu T-Strap gitu deh, warna item, merknya standar (at least adalah merknya hehehehe). Ukuran : pas, Heels : ga terlalu tinggi, model : ga terlalu feminin. Trus di cek harganya Rp. 120.000 diskon 50%. Okelah, 60K worthed lah ya. Coba-dicoba, beli ah… Lumayan buat punya-punyaan, biar ga minjem-minjem kalo butuh. Bawa ke kasir.. And you know what? si mbak-mbak kasir bilang : “ini diskon LAGI 50% ya..” O-mai-gad. Jadilah itu sepatu aku beli dengan harga… 30 RIBU RUPIAH! Beli di mall lho, bukan gerai yang suka ada di atrium apalagi di pasar. Isn’t that lumayan?