to LEAVE and to be LEFT BEHIND

dila curcol, love, live & everything April 30th, 2009

kemaren sore sempet pergi makan bareng sama anak-anak marketing (plus few anak studio). ceritanya ini makan-makannya mas Bram yang mau resign. meskipun ngantuk gara-gara melek 24 jam dari kemaren (kotkit-kerja-7pm-mantra-kerja), tetep aku jabanin. Bukan karena makannya, tapi karena unsur mas Bramnya. Dia dapat kerjaan yang lebih bagus di ibukota. Aku ikut senang buat dia. Seneng banget. Such a waste aja orang sepinter dia harus stuck disini.

Kemudian di tengah-tengah merrymaking itu aku berpikir. Terry, mbak Astrid, mas Bram, Ully… Mereka pada pergi karena berbagai alasan, tapi intinya sama : seeking the better life. someday i will thru that way too. someday. i will. yang sekarang lagi kepikiran justru kenapa sih rasanya (rasanya lho) aku sering ditinggalin sama orang. pada pergi aja gitu satu-satu.

retoris memang. aku tau, yang kaya’ gitu itu yang namanya idup. ada yang dateng. ada yang pergi. i just feel that… kok rasanya aku selalu ditinggalin ya? jarang aja rasanya aku ninggalin suatu komunitas? as far as i can recall, aku sering ngerasa sedih karena ada orang yang pergi. sangat jarang akunya yang harus ninggalin orang-orang. mmm, agak susah diceritain gimana precisely rasanya. come one guys, try to understand me (bc :plis ngertiin aku) :)
—-

then i came up with early thought : apa ini artinya aku orangnya susah maju? selalu stuck disatu tempat dan menjadi saksi laju orang lain sementara diri sendiri tetap di tempat yang sama? kalo jawabannya IYA, then make sense. jelas aja aku selalu ditinggalin orang, karena akunya ngga kemana-mana…

phew. semoga ngga kaya’ gitu ya. semoga kesempatannya aja yang aku belom dapet. untuk move on. untuk ‘catching the perfect waves’…

found ANOTHER THING this afternoon…

dila curcol April 28th, 2009

… something happens with another person?

my God. my head is about to explode.

i really really need to hold on something right now…

they said : what goes around, comes around.

is this my ‘coming around’?

God. another fukkin fact that i found out in the wrong time.

again.

TALANGSARI Movie Nite on the WEEKEND

dila curcol, just our thoughts April 27th, 2009

Flash news : i’m still brokenhearted like hell, tapi demi tanggung jawab terhadap blog ini, i have to watch some movies and start writing.

So here it goes..

Setelah sekian lamanya ngga nonton film -karena adaptor maksiat itu ngga dateng-dateng- Sabtu kemaren Oliph yang cuantek dan baik hati :) meminjamkan adaptornya buat tak bawa pulang. Nomer satu sih karena dia mo kedatangan tamu istimewa jadi laptopnya nganggur, baru nomer dua dia kasian sama aku… hehehe. Ga ding liph, ailopyu lah pokoknya.

Cek punya cek, spek adaptornya mirip. Sip, dibungkus. Mampir ke Ezy, pinjem beberapa film.

EAGLE EYE

Sempet underestimate sama nih film, tapi ternyata seru juga. Unsur kausalitasnya lumayan masuk akal. Segala macem visual efeknya capcus punya. Tarik ulur plotnya pas, ngga terlalu cepet ngga juga terlalu lambat. Plus chemistrynya mas Shia LaBeouf sama mba Michelle Monaghan dapet. Shia ngga cuma jadi seorang remaja clumsy yang bingungan, bahkan sekilas tampak sebanding dengan Michelle yang lebih tua. Recommended buat kamu yang suka film-film thriller action berbumbu konspirasinya negeri Paman Sam, pentagon and everything in between.

THE LOVE GURU

Sebenernya sih ngga terlalu pengen nonton film ini, tapi entah lagi iseng ajah. Overall, filmnya ‘ganggu’. Guyonan sexish-sarkas-rudish ala Mike Myers-nya masih tetap disgustingly funny (frasa appa ini?). Lucunya not in many ways sih, jadi ngga semua orang bakal suka sama yang beginian. Aku juga cuma ngekek di beberapa bagian. Sayangnya such a waste aja naro Jessica Alba disini. Kalo JT sebage Jacques ‘Le Coq’ Grande-nya sih oke ya, karena semakin jayus, justru semakin sejalan sama core filmnya : film ‘ganggu’.  Omaigod.. Le Coq Grande… hahahaha.. (ps:after googling, aku baru tau kalo ‘Mariska Hargitay’ itu ternyata nama artis toh? Kirain salam beneran. sableng!)

TWILIGHT

finally aku menonton film yang mengguncang hati para abege putri ini (termasuk Radith juga ding..). betapa mereka jadi termehek mehek sama Edward Cullen dan ber-’awww’ ria melihat kisah cinta mereka. well, sebelumnya aku mo ingetin, review ini subjektif dari aku ya (secara Ossy pun cinta sama film ini). buat aku film ini… umm, seperti High School Musical versi vampir? Cara Edward mencuri-curi pandang, aspek kausalitas hubungan Edward-Bella.. kok malah berasa agak picisan ya? Dan gaya Edward yang mencureng-cureng itu.. oh-so-ganggu! Minta diculek mas? (Edward Cullek kali ah.. Hiih, bisa dibantai sama abg-abg pecinta Edward Cullen guah!)  Juga efek-efek ala Brama Kumbara dan Manthili berlari di pucuk pepohonan itu.. Hmmm. This is hollywood-made bukan? Apa ga ada metode yang lebih keliatan cool gitu? Ibu Stephanie Meyer juga muncul sebage cameo disini… mmm, isn’t it too early to showed up as cameo? Ngga bisa nunggu sampe film ke-2 gitu?

Overall filmnya sih oke, tapi begitu popish. Mungkin peruntukannya emang buat remaja kali ya. Kalopun ada yang aku anggep ‘kereeeen’ di film ini, itu cuma adegan ketika Laurent, James dan Victoria, para Nomadic Vampires itu muncul pas the Cullens maen baseball. Hrrrrr. Itu baru vampire :) Dan si pemeran James, mas Cam Gigandet… way more better and heart throbbing than Edward Cullen himself.. (FOR ME!). Take a look at these :

Ini baru bikin mehek-mehek! Those eyes! That jaw! Ughhh.

*sabet pecut* Aww, oke, aku bangun! Anyway, film ini tetep bikin penasaran kok. Aku ga keberatan nonton film keduanya. Mari kita tunggu bersama-sama. Dan sekian deh buat acara nonton2 pisidinyah. Masih ada beberapa film di rumah. Tetep tunggu review ngawur ala saya.

See ya!

Ps : mo bilang tengkyu sekali lagi buat Oliph yang minjemin adaptor. Tengkyu Oliph. Tengkyu Oliph. Tengkyu Oliph. Tengkyu Oliph. Tengkyu Oliph. Tuh, udah 5x kan? Hihihihi.

this song BLISTERING ME all over again

dila curcol, love, live & everything April 22nd, 2009

No I would not sleep in this bed of lies
So toss me out and turn in
And there’ll be no rest for these tired eyes
I’m marking it down to learning
I am

Don’t think that I can take another empty moment
Don’t think that I can fake another hollow smile
It’s not enough just to be lonely
Don’t think that I could take another talk about it

Just like me you got needs
And they’re only a whisper away
And we softly surrender
To these lives that we’ve tendered away

No I would not sleep in this bed of lies
So toss me out and turn in
And there’ll be no rest for these tired eyes
I’m marking it down to learning
I am

Don’t wanna be the one who turns the whole thing over
Don’t wanna be somewhere where I just don’t belong
Where it’s not enough just be sorry

Don’t you know I feel the darkness closing in
Tried to be more than me
And I gave till it all went away
And we’ve only surrendered
To the worst part of these winters we’ve made

No I would not sleep in this bed of lies
So toss me out and turn in
And there’ll be no rest for these tired eyes
I’m marking it down to learning
I am

I am all that I’ll ever be
When you - lay your hands
Over me but don’t go weak on me now
I know that it’s weak
But God help me I need this

I will not sleep in this bed of lies
So toss me out and turn in
And there’ll be no rest for these tired eyes
I’m marking it down to learning
I’m marking it down to learning
‘Cause I am

Bed of Lies -Matchbox Twenty

———

———-

——

just don’t runaway. coz i’m so losing grip.
just don’t givin up. coz i’m still having faith in this.
just don’t turn your back. coz i need to see your eyes.
just don’t walk away. coz this is everything to me.

postingan ke 100

dila curcol, love, live & everything April 21st, 2009

di postingan yang ke-100 blognya ILFIL ini…

i finally found out that i’m actually fukkin livin’ in a LIE…

——–

——

——–

——–

…but i’m still having faith in this.

just help me. help me. i’m suffocating.

now i’m the VILLAIN

dila curcol, mockingmockingmocking April 21st, 2009

SELAMAT HARI KARTINI :)
ngga kebayaan, ngga feminin, ngga make-up juga ngga papa. yang penting jadilah wanita yang ber-attitude. caranya macem-macem kok : bertanggung jawab atas setiap perbuatan dan perkataan. menghormati tapi tidak murah pada lelaki. mandiri tapi tau saatnya bersandar pada sang pujaan hati. bisa juga dengan tidak menjadi golddigger ato annoying ex-girlfriend. hihihi.

anyway, lagi ngga tenang nih…

baru ngerasain nih petuah yang satu itu. bahwa LEBIH MUDAH BAGI KITA UNTUK MENJADI MIRIP DENGAN ORANG YANG KITA BENCI. that’s sooo damn true.

kemarin aku mengalaminya. aku berubah menjadi orang yang aku benci. melakukan hal yang sempat aku benci. aku mengangkat seseorang ke awang-awang, kemudian membantingnya sebelum dia menyadarinya. aku tahu pasti, rasanya akan sakit belakangan. oh aku sungguh jahat… but i didn’t mean to… aku cuma berusaha menolongnya, menenangkannya. aku tahu caraku salah. tapi kenapa masih aku lakukan juga?

i’m sorry my comrade… huks.

hari sabtu hari MATI GAYA

dila curcol April 18th, 2009

bukan karena aku biasa pacaran hari Sabtu a.k.a malem minggu trus sekarang engga lagi. hari ini berasa apa ya… hambar gitu?

aku udah bisa ngebayangin apa yang bakal terjadi 2 hari kedepan :

hari Jumat digojlok instruktur senam, Sabtu subuh siaran, jam 1 siang kantor udah kelar, studio sepi, pulang ngga ada kegiatan, mo tidur aja ntar bangun sore bengong lagi, anak-anak pada ada acara masing-masing, ended up di kasur, bangun minggu pagi siaran lagi, pulang siang bengong lagi.

biasanya sih weekend begini akyu isi dengan ber-Talangsari Movie Week. Tapi lagi-lagi karena adaptor ble’e… yah, ga bisa. nonton tipi? wah, udah dikudeta sama mbak-mbak kos tipi-junkie from am-pm (i promise to write about this later!). bengong lagi.

tapi hari ini i made a promise to myself to be productive, because i had some project to do. ceritanya ingin menjadi produktif di akhir pekan, berdaya guna, sangkil dan mangkus!

(buat yang ga tau, “sangkil dan mangkus” adalah frasa lokal untuk “efektif dan efisien”. sumpah. seperti “papan kunci” untuk “keyboard” dan “sur-el” untuk “e-mail”)

OKAY. I gotta go now, started my project. tapi sebelom itu i’ll take my grandparents for lunch at KFC Pandanaran. Mereka tiba-tiba pengen makan junkfood! aku agak kaget karena mereka pernah bilang junkfood ngga seenak makanan yang njawani. tapi sebagai cucu yang baik, i said : “your wish is my command”

catch u guys up later!

all of these are just like PAIN IN THE ASS

dila curcol, mockingmockingmocking April 17th, 2009

GIGIKU BOLONG… sakiiit banget tapi ga berani ke dokter gigi. tapi kalo didiemin kok bawaannya pengen marah marah marah?

ADAPTOR LAPTOPKU RUSAK… udah indent tapi ga dateng2 dan udah 2 minggu jadi parasit adaptor di kantor. dan ada wacana webcamku ngga kompatibel sama YM. WTF?

MOTORKU BERMASALAH… speedometer plus lampu speedometernya mati, mau diservis ternyata harus diganti seblok-bloknya. plus dicurigai laker ban depan bermasalah.. kemaren bunyi criciit criciiit gitu.

Sedihnya lagi, dana buat ngeberesin itu semua belom ada… Jadi pasrah ajalah pasrah…

in SUDDEN, out of the BLUE…

dila curcol, love, live & everything April 15th, 2009

————

———-

… i just missing you.

———-

———-

————

———-

———-

——

antara BLACKOUT dan NIGHTMARE semalam

dila curcol April 15th, 2009

wuah, semalem ujannya.. RUARRR BIASSSA. Itulah jawaban kenapa seharian kemaren panasnya ngga ketulungan… Udah gitu pake mati lampu segala lagi, pas jam 11 malem pula. Aku yang udah ketiduran jadi kebangun.

Ya, aku kalo tidur emang ngga biasa gelap-gelapan. Tetep pake lampu kecil gitu deh. Jadi mataku biar merem tetep aware sama cahaya. Nah, kalo mati lampu malah kebangun! Dan seperti kita ketahui bersama sodara-sodara : SAYA INI TAKUT SAMA HAL-HAL YANG GHOIBBB. Nonton film serem aku ngga berani, pada nonton youtube lucu-lucuan serem aku ga ikutan, maen game MCF yang Ravenhearst juga ga berani di rumah sendirian. So that’s whyyyy.. mati lampu adalah salah satu momok. Sebelnya, kalo udah tidur, mati lampu, aku malah kebangun dan kebingungan sendiri. Pernah tuh, jam 2 malem lampu mati, aku kebangun dan GA ADA SATUPUN mbak kos ato eyang2ku yang bangun! Malah tidurnya tambah pules. Sementara aku sadar keadaan gelap gulita gitu NGGA BAKALAN BISA TIDUR LAGI. Sebenernya di kamar ada lampu-yang-bisa-dicharge, tapi karena overcharge, metonglah dia. Jadilah aku ‘gragap-gragap’ sendirian di tengah malam buta nyalain lampu minyak di dapur sambil ga berhenti nyebut…

Kembali ke kejadian semalam. Jam 11 aku kebangun, and everything’s soooo INCUBUS. Hujannya deres buanget, petir menyambar-nyambar, dan langit TOTALLY nyala-nyala! Udah kaya’ film horor ajah. Untung masih pada bangun dan lagi rame-rame nyalain lampu minyak. Tentunya aku ikut bergabung dan ngebawa satu ke kamar (dari kemaren sih mo beli lampu-charge lagi, tapi ditunda mulu. Dasar procrastinator!). Udah ada kan tuh setitik cahaya di kegelapan. Udah sempet nelpon Terry segala padahal, tapi dianya lagi belajar, jadi ngga bisa ‘nyari perlindungan’ lama-lama. Huks. Glinding glinding ga jelas, tau-tau aku ketiduran…

…tapi lalu aku MIMPI. MIMPI BURUK malah. Mimpinya kaya’ di film-film survival. Aku dan 3 orang teman, aku lupa siapa aja.. kaya’nya sih satu temen cewe yang aku ngga yakin siapa, omku dan mas-mas penjaga video Ezy.. Kombinasi yang aneh ya, tapi what can i do?? Namanya juga mimpi. Trus di mimpi kita berempat keliling-keliling Semarang naik mobil… soalnya kita berempat dikejar-kejar sama seisi kota yang… jadi zombie. oMaigaddd. Jangan tanya endingnya gimana, aku ngga tau… Lupa… Ato emang ngga ada endingnya ya? Pokoknya tau-tau udah pagi aja.

Mimpi yang aneh, dan bangun tidur aku keringetan parah. Kalo ngga salah sih, secara logis, mimpi itu representasi dari pikiran bawah sadar kita. Keinginan, ketakutan, harapan, semuanya… Kalo secara religius dan mistis kaya’nya artinya ada masing-masing ya. Kalo mimpi-ala-film-survival ku itu mungkin gara-gara ketakutanku sama mati lampu kali yak? Duhhh, segitunya ya. Ya gimana dong emang segitunya sihhh. Ah, mau cepet-cepet beli lampu-charge lagi ah, biar ngga ketakutan ga jelas kalo mati lampu begitu.

.

.

.

*berpikir : my future home harus punya generator!*