Sudah 3 bulan lamanya. Cuma bisa mengandalkan bantuan operator paling jagoan, menghadapi berbagai miskomunikasi, berperang dengan berbagai perasaan hilang arah, menelan berbagai lagu-lagu self healing..

Sore itu aku selesai dengan kegiatanku. Dia selesai dengan kewajibannya.
Berjanji untuk bertemu, bagaimanapun caranya.
Aku sampai sebuah tempat yang asing. Dia belum tampak.
Hatiku berkata, sebaiknya aku berhenti dan tunggu disini.
Sebentar kemudian aku melihatnya di seberang jalan.
Dia.
Dia yang selama ini cuma bisa kudengar suaranya.

Dia belum melihatku, lalu menelponku,
“Bi, dimana?”
Aku bilang,
“Sebelah kanan, seberang jalan ”

Dan dia melihatku.
Dan dia berlari menaiki jembatan penyeberangan.
Berlari. Dia berlari.
Dengan setelan hitam putihnya yang begitu rapi dan dasinya yang skinny
(sejak kapan pendidikan resmi pakenya skinny tie?)

Dan kami bertemu.
Dan selama beberapa saat lamanya kami tidak berkata apa-apa.
Cuma saling menatap, tersenyum, bergandengan tangan.
Rasanya picisan, tapi kami tak peduli.

Sebentar kemudian kami mulai bercerita.
Banyaaaaaaaaaaaaaaaak cerita.
Aku pasang earphone MP3 player-ku di telinganya.
Sebuah kebiasaan lama.
Ketika aku suka sebuah lagu, aku berbagi dengannya.
Dan ditengah tatapan banyak orang aku bernyanyi
(oh, plus pake nari sedikit  :) )
Dan dia tertawa, lalu berkata, “Bi, this is soooo you!”

Cuma 4 jam saja kita bertemu.
Dia harus kembali ke tempat dimana dia seharusnya berada.
Aku harus kembali ke tempat dimana seharusnya aku berada.

Tapi tak apa, aku baik-baik saja. Sangat baik-baik saja.

Because I’ve seen you with my very own eyes.
Map your face with my very own hands.
Feel your presence, and share giggles together.
Just like the old time.

Smell you later, bi.

PS :
semalam, di telpon, dia memperdengarkan lagu itu.
Dia mendownloadnya, hanya untuk diperdengarkan padaku.
“Ini lagumu nih bi!”
And i can’t stop smiling.


You really make the call that make my day!





4 Comments to “cerita SEMINGGU YANG LALU”

  1.   toekang roempi | April 5th, 2009 at 6:46 pm

    Oh…

    (cry…swear to god, my tears just dripped from my eyes)

  2.   naiya | April 6th, 2009 at 8:37 am

    yeah, berarti bukan aku aja melo. LDR is not easy. boong kalo ada yang bilang gampang. thx God, masa itu udah berlalu.

    CAYO, mb Dee

  3.   nepih | April 6th, 2009 at 10:09 am

    @toekang roempi
    meweeeeek ae..

    hehehe, from the beginning our relationship is such a drama ga sihhh? :D
    @naiya
    tengkyu nai. for us, just getting started :)

  4.   Yogie | April 13th, 2009 at 1:27 pm

    Ah.. soo sweeettt….

Leave a Comment