hari ini aku malu sekali

terbangun jam 3 pagi buat siaran 2 jam lagi
menggerutu, malas, ngantuk, apalagi udara lagi dingin begini
hidung mampet, mata perih bahkan menyentuh airpun tak sanggup lagi
akhirnya tetap aku menerjang pagi, perlahan motor kukemudi
sambil tak henti merutuk bibir ini
"huh, kenapa sih musti siaran pagi?"

sampai di sebuah perempatan, lampu traffic light menyala merah
kuhentikan motor, tetap berkeluh kesah
tiba-tiba terdengar sebuah suara setengah berdesah
ternyata seorang bapak becak bertanya padaku dengan wajah sumringah

    "mbak, kalo ke pasar johar lewat mana ya?"

mencelos hatiku, kutunjukkan jalan setahuku
setelah mengucap terima kasih si bapak berlalu
melihat sosoknya, dadaku bertalu-talu
berjubel pertanyaan memenuhi otakku

    "dia tukang becak baru ya?
    "kok johar aja ngga tau?"
    "nyampe kesana ngga ya dia?"
    "duh, johar kan masih jauh banget dari sini"
    "ya Allah subuh-subuh begini.."
    "dia udah sarapan belom ya?"
    "dia bakalan baik-baik aja ngga ya?"
    "…"
    "…"

Ya Allah, hari ini aku malu sekali

yang harus aku lakukan cuma menstarter motorku tanpa ekstra energi
melenggang menuju studio tanpa berkeringat sama sekali
nyaman di ruangan ber-AC, mengoperasikan berbagai canggihnya piranti
selama 3 jam berkegiatan yang menghabiskan tidak lebih dari 500 kalori
lalu di akhir bulan dengan mudah aku bisa menerima gaji

Ya Allah, ampuni aku karena berkeluh kesah pagi ini
seakan sudah melakukan sesuatu yang membuatku letih setengah mati
padahal bapak tukang becak itu pastinya lebih lelah batin dan ragawi

tapi dia mengayuh becaknya dengan semangat
seakan tak ada apapun di dunia yang akan membuat langkahnya berat
walaupun beban di dunia semakin mengetat
dia tetap semangat
tetap semangat

Ya Allah, jagalah beliau
dan jagalah semua orang yang membutuhkan belas kasihMu
agar mereka bisa bertahan
agar mereka bisa bahagia
agar mereka bisa turut mensyukuri nikmatMu

amiin..





Leave a Comment